SIRIDAKAMI

Brida Gelar Mimika Inovation Week 2026 Libatkan OPD dan Masyarakat, Ada Tujuh Ketegori

Dipublikasikan: 5 Juni 2026 · 08:45 WIT TIM BRIDA Mimika Diperbarui: 5 Juni 2026 · 08:53 WIT 3 menit baca
Bagikan
Plt Brida Kepala Brida Mimika, Slamet Sutedjo bersama jajaran saat ditemui wartawan di Kantor mereka yang berada di Jalan C Heatubun, Mimika, Selasa (2/6/2026). (Foto: Fachruddin Aji/Seputarpapua)
Plt Brida Kepala Brida Mimika, Slamet Sutedjo bersama jajaran saat ditemui wartawan di Kantor mereka yang berada di Jalan C Heatubun, Mimika, Selasa (2/6/2026). (Foto: Fachruddin Aji/Seputarpapua)

MIMIKA, Seputarpapua.com | Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) bakal menggelar lomba inovasi bertajuk Mimika Inovation Week 2026 yang rencananya akan dilaunching pada 9 Juni 2026 mendatang.

Plt Kepala BRIDA Mimika Slamet Sutedjo mengatakan, lomba inovasi dengan tagline “Inovasi Melaju, Mimika Maju” ini sejatinya telah digelar pada tahun 2025 lalu, namun saat itu lingkup peserta hanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Mimika.

“Di tahun 2006 ini, setelah berbagai masukan dari stakeholder luar, masyarakat, dan kita semuanya setelah berdiskusi di Brida, kita perluas ruang lingkupnya. Jadi bukan hanya untuk lomba inovasi di lingkup OPD, tetapi di eksternal di masyarakat, dan publik di Mimika juga bisa berpartisipasi dalam iven ini,” tuturnya saat ditemui wartawan di Kantor Brida yang berada di Jalan C Heatubun, Selasa (2/6/2026). Slamet mengungkapkan, dalam MIW Jilid ke-2 ini ada 7 kategori lomba, pertama Inovasi Pelayanan Publik, Tata kelola Pemerintahan, pelayanan masyarakat, inovasi pemerintahan distrik, inovasi tingkat satuan pendidikan, inovasi sektor publik, inovasi sektor inklusif.

“Inovasi tingkat satuan pendidikan, yang tahun lalu tidak masuk, ini kita masukkan semua juga di teman-teman dari sekian jenjang di SD, SMP, SMA, bisa nanti ikut berkompetisi di sini. Dan juga inovasi sektor publik, ini yang unik. Jadi masyarakat Mimika, baik itu Ormas, LSM, komunitas, pemerhati inovasi, para-para inovator, orang-orang punya ide-ide gagasan luar biasa, bisa turut berkontribusi,” paparnya.  Slamet menyebut, lomba ini nantinya diminta mengumpulkan rencana bangun atau proposal yang isinya latar belakang inovasi, yang didalamnya terdapat isu yang akan dipecahkan oleh inovasi itu, kemudian bukti inovasi tersebut berhasil memecahkan isu yang disampaikan. Bukti keberhasilan inovasi dalam pemecahan isu, dibuat dalam bentuk dokumentasi video berdurasi 3 sampai 5 menit. MIW merupakan upaya Brida memberikan ruang untuk para inovator memberikan masukan juga ide kreatif sehingga dapat turut serta membangun Mimika lebih baik kedepan.

“Soal Inovasi di sektor inklusif Mimika. Ini kita (Brida) mengangkat saudara-saudara kita yang berkebutuhan khusus, seperti di Sekolah Luar Biasa (SLB) dan lainnya, tentu banyak inovasi lahir dari mereka juga, jadi kita berikan ruang khusus dalam MIW di tahun 2026 ini, Kita berharap semua bisa saling mengisi, saling melengkapi, sehingga hidup terbentuk ekosistem inovasi yang baik di Mimika,” terangnya.  Slamet menegaskan, kedepan Brida ingin agar pemerintah tidak lagi menjadi satu-satunya leading sector dalam inovasi di daerah, tetapi masyarakat juga ikut terlibat.

Slamet menambahkan, menurut catatan Brida sejauh ini sudah ada total 130 inovasi di Mimika. Inovasi itu, termasuk yang tercatat di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) sebelum akhirnya Brida terbentuk.

 

Reporter : Fachruddin Aji

editor : Iba